Kami adalah sebuah perkumpulan yang mewadahi para remaja untuk bisa mendapatkan jati dirinya. Umumnya banyak remaja yang tidak mengenal dirinya yang sesungguhnya. Cobalah tanyakan mereka, ” Atau yang agak ekstrem sedikit, siapa sebenarnya diri saya?” Lalu lihatlah dirimu di depan cermin. Pasti sebagian besar akan bingung bila diajukan pertanyaan demikian.

Mungkin juga kita dianggap terlalu berlebihan karena mengajukan pertanyaan yang ‘sok tua’ atau ‘sok dewasa’. Jangankan remaja, mungkin orang dewasa pun belum tentu mengenal siapa dirinya dan untuk apa mereka dilahirkan. Jadi, bagaimana mereka tahu tujuan hidupnya bila belum tahu siapa diri mereka yang sebenarnya. Ini sesuatu yang miris dan memprihatinkan. Betapa banyaknya remaja di dunia ini yang sesungguhnya tidak mengenal dirinya sendiri. Sudahkah kamu mengenal dirimu?

Tapi satu hal yang tidak boleh dilupakan bahwa sebagai remaja, kamu sebenarnya wajar mengenal diri kamu sendiri. Kalau bukan kamu yang mengenal dirimu sendiri, lalu siapa lagi? Apakah harus dicari tahu kepada teman-temanmu?

Mungkin orang tuamu sendiri pun belum tentu mengenal diri kamu seratus persen sekalipun kamu lahir dari rahim ibumu sendiri? Kenapa? Karena kamu dan ibumu juga diciptakan berbeda oleh Allah meskipun kamu dikandung dari ibumu. Memang ada sifat yang diturunkan tapi tidak semuanya persis sama seperti orang yang mewariskannya.

Jadi, jangan pernah tanyakan dirimu kepada orang lain, kecuali kamu meminta dirimu untuk dievaluasi. Cobalah renungkan siapa dirimu sendiri. Siapa ya diri saya? Mengapa saya dilahirkan di dunia. Apa tujuan saya dilahirkan dan bagaimana saya mengisi kehidupan ini? Haruskan mengalir begitu saja atau saya harus menetapkan rencana?

Apakah saya lahir secara kebutulan atau karena kecelakaan? Apakah orang tua saya sudah merencanakan kelahiran saya sebelumnya atau hanya sekedar lahir saja?

Mempertanyakan siapa dirimu sesungguhnya akan semakin membuat kamu bertambah dewasa dan semakin mengerti apa arti hidup ini bagi dirimu. Luar biasa bukan? Jadi, mulai sekarang kenalilah dirimu dan jangan menanyakan dirimu pada orang lain sebab kamu sendiri yang lebih mengenal dirimu, bukan orang lain.